Gold Bottom or Breakdown?

Harga emas sudah naik lebih dari empat kali lipat atau 423% selama satu dekade terakhir. Dari hanya seharga $273 per troy ounce hingga mencapai $1,430 pada akhir 2010 lalu. Tahun ini, harga emas ternyata berpeluang naik lebih jauh akibat kebutuhan investasi “safe haven”.

The Gold

Mengapa harga emas turun?

Harga emas sudah merosot 6,2% sepanjang bulan pertama tahun ini dan sempat ditutup pada harga $1,342 per troy ounce (21 Januari, 2011). Pertanyaannya sekarang, Apakah Investor hanya sekedar berjaga – jaga dan membukukan keuntungan? Atau mereka memang mencairkan asetnya karena khawatir dengan pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan China yang mengikis daya tarik emas?

Faktanya, ekonomi Cina dan AS makin membaik akhir – akhir ini. Terbukti dari meningkatnya GDP China jadi 9,8% serta perbaikan pada sektor tenaga kerja dan perumahan AS yang masih diiringi oleh bunga pinjaman rendah. Rangkaian berita ini memang dapat berakibat pada penurunan harga, namun seua faktor tadi tidak bisa dijadikan alasan untuk merendahkan prospek emas. Faktor utama penurunan tentunya akibat aksi profit taking, sebuah koreksi kecil pasca kenaikan luar biasa tehun lalu.

Volatilitas perekonomian global meningkat pesat tahun ini. Banyak investor yang tadinya takut menyimpan emas justru beralih menjadi pemborong dan begitu juga sebaliknya. Fenomena ini tercermin dalam istilah ‘Risk On – Risk Off’ yang beken di kalangan investor. ‘Risk On’ muncul di tengah tingginya optimisme terhadap aset beresiko dan ‘Risk Off’ adalah ketika investor pesimis dengan masa depan sehingga mnat beresiko redah. ‘Risk Off’ inlah yang akan membuat investasi emas semakin menarik.

3 Alasan Penting bagi Emas untuk Mencetak Rekor Baru

  1. Pencetakan Uang Kembali.Pencetakan uang skala besar sedang terjadi di Amerika Serikat,akibatnya peringkat kredit negara – negara maju terancam, seperti yang dialami oleh obligasi AS dan Eropa. Surat hutang pemerintah Spanyol dan Portugal memang laku terjual, tapi itu berkat bantuan dari Bank Sentral Eropa (ECB) serta pemerintah China dan Jepang, bukan permintaan asi dar pasar. Hutang kawasan Eropa nyaris tidak bisa tertangani lagi. Dengan demikian, satu – satunya solusi jangka pendek untuk mengatasinya adalah dengan kembali mencetak uang atau terancam gagal bayar.
  2. Masa Depan; Inflasi Tinggi. Setiap investor merasa terancam oleh inflasi, hingga cenderung melakukan aksi lindung nilai (hedging) ase dengan menggunakan emas Masa depan perekonomian global saat ini penuh dengan resiko inflasi tinggi, kalau tidak isa disebut hiperinflasi. Stabilitas makin sulit tercapai karena di satu sisi negara – negara maju sedang terancam deflasi. Sedangkan di pihak lain negara emerging, terutama China dan India, memastikan diri masuk ke tahap inflasi tinggi di tengah pertumbuhan ekonomi yang spektakuler.
  3. Krisis Kepercayaan Terhadap Mata Uang Utama. Mata uang utama tengah menghadapi krisis stuktural mendalam, yakni devaluasi dollar AS akibat program pencetakan uang kembali dan pelemahan Euro akibat buruknya perekonomian kawasan. Sementara Yen Jepang tengah diguncang kenaikan hutang fiskal.Permasalahan kurs valuta utama akan membuat semua investor mempertahankan porfolio emasnya sebagau diversifikasidan hedge terhadap seala ketidapastian.

Masalah hutang Zona Euro, suku bunga rendah AS dan inflasi di negara emerging membuka peluang bagi emas untuk mencapai harga $1,500 per troy ounce pada kuartal 1, 2011 (estimasi konservatif). Patut diingat bahwa dalam satu dekade terakhir, harga emas mengalami kenaikan rata – rata 17% per tahun. Dengan demikian, anda sedang mendapat diskon 6,2% saat ini🙂

Sumber : Vicky Armanani

 

 

 

Comment Back Myspace Comments

 

Thank You Myspace Comments

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s