Trading Forex

Konsep Trading Forex

Trading forex merupakan suatu pertukaran mata uang diseluruh dunia melalui hubungan jaringan elektronik. Forex sendiri merupakan singkatan dari Foreign exchange yang merujuk pada pasar mata uang, dimana yang pelaksanaannya dilakukan oleh perusahaan broker dan bank-bank yang melakukan pertukaran mata uang.

Pasar trading forex adalah pasar terbesar dan terlikuid dari seluruh pasar finansial yang ada. Dengan volume perdagangan per hari yang mencapai angka US$3.2 triliun, transaksi trading forex jauh lebih besar dibandingkan akumulasi seluruh volume ekuiti dan futures yang ada di Amerika Serikat (lihat gambar 1).

tf-1

Perdagangan trading forex sebelumnya dilaksanakan secara eksklusif oleh pemerintah dan perbankan. Namun, karena pesatnya pertumbuhan informasi dan kemudahan jaringan internet, trading forex telah meluas dan dapat dilaksanakan oleh siapapun.

Perkembangan pesat dan tingkat volume yang terus membesar tersebut membuat pasar trading forex sulit untuk dimanipulasi, bahkan bank sentral sekalipun tidak memiliki kemampuan untuk mendorong atau mempertahankan nilai mata uang mereka dalam waktu cukup lama.

Pengertian Trading Forex

Foreign Exchange, biasanya disebut juga dengan FX. Di Indonesia, istilah ini lebih dikenal dengan sebuah singkatan dari Valuta Asing, yang berarti nilai tukar asing atau mata uang selain rupiah.

Transaksi di trading Forex, berarti mempertukarkan atau memperdagangkan mata uang yang satu dengan mata uang yang lain. Tidak seperti instrumen pada umumnya, trading forex diperdagangkan dalam pasangan-pasangan tertentu (pairs), misalnya Euro/US dollar (EUR/USD) atau US Dollar/Japanese Yen (USD/JPY). Seseorang yang membeli mata uang Euro, secara otomatis juga telah menjual mata uang Dolar AS secara bersamaan.

Contoh trading forex:

Mata uang yang berbeda hampir di setiap negara, mengakibatkan adanya nilai tukar terhadap masing-masing nilai mata uang yang bersangkutan di Negara yang berbeda.

Bayangkan, sebagai warga negara Indonesia, Anda ingin melakukan kunjungan ke Amerika Serikat. Untuk perjalanan dan memenuhi biaya hidup di sana, Anda harus menukarkan mata uang Rupiah kepada dollar AS. Misalnya pada saat itu Anda membeli $5,000 di harga Rp.11.000,-, dan dana rupiah yang Anda harus keluarkan untuk mendapatkan sejumlah dolar tersebut Rp. 55.000.000,-.

Dan ternyata setelah Anda pergi ke AS, seluruh pengeluaran Anda ditanggung sepenuhnya oleh keluarga Anda yang ada di sana, sehingga bahkan ketika kembali ke Indonesia sekalipun Anda masih memegang dana $5,000.

Anda kemudian ingin menukarkan kembali mata uang tersebut ke dalam rupiah, yang pada saat itu pada rate 12,000, akibatnya dana Anda sekarang telah berjumlah sebesar Rp.60,000,000. Akibat kenaikan harga USD tersebut, Anda mendapatkan Rp.5,000,000 sebagai uang lebih dari modal Anda semula.

Dengan membeli mata uang USD di harga yang lebih rendah (11,000) dan menjualnya pada harga 12,000, kemudian mendapatkan keuntungan seperti contoh di atas, berarti Anda telah melakukan sebuah transaksi trading forex.

Dalam trading forex biasa, terdapat sedikit perbedaan dengan contoh di atas. Trading forex memiliki pelaku perdagangan yang memiliki tujuan berbeda-beda. Sebagian besar dari mereka bukan membeli mata uang dengan tujuan pertukaran saja, namun untuk mendapatkan keuntungan darinya.

Pasar trading forex juga memiliki selisih harga beli dan jual (bid/ask) yang cukup ketat atau kecil, tidak seperti money changer yang pada umumnya memiliki selisih yang besar.

Mata uang juga diperdagangkan dalam kontrak trading forex memiliki ukuran satuan  (biasa di sebut lot), senilai dengan $100,000. Sementara di money changer Anda dapat menukarkan mata uang dengan jumlah berapapun yang Anda mau.

Anda mengambil posisi transaksi trading forex ketika mengharapkan nilai suatu mata uang mengalami kenaikan atau penurunan dibanding mata uang yang lain. Jika mata uang yang Anda beli mengalami kenaikan nilai, Anda mungkin ingin melikuidasi posisi Anda dengan menjualnya di pasar. Sehingga di saat yang bersamaan, Anda juga membeli mata uang yang lain.

Mata uang yang paling umum diperdagangkan di pasar trading forex adalah US Dollar, Yen Jepang, Euro, British Pound, Swiss Franc, Canadian Dollar dan Australian Dollar (lihat gambar 2). Pasar FX berjalan 24-jam sehari, 5 hari seminggu dan akses yang tidak terputus dengan dealer global. Pasar trading forex tidak terpusat dalam satu bursa, tidak seperti saham dan futures.

tf-2

Gambar 2: Mata uang yang paling umum diperdagangkan.

Keunggulan trading forex:

Trading Forex  adalah Pasar paling likuid di dunia

Keunggulan trading forex yang pertama adalah volume harian trading forex seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya mencapai angka $3.2 triliun pada tahun 2007, tertinggi sepanjang sejarah. Selain trading forex 20 kali lebih tinggi dibanding gabungan volume New York Stock Exchange bersama NASDAQ, Forex juga merupakan pasar terbesar di seluruh dunia, sehingga pasar ini juga merupakan pasar paling likuid sedunia. Dalam arti bahwa trader atau investor dapat dengan mudah mengambil atau mencairkan posisi trading forex, tanpa penundaan yang berarti. Berbeda halnya dengan pasar saham. futures option atau komoditi lain, dimana persoalan likuiditas masih menjadi fokus utama terutama setelah berakhirnya waktu perdagangan.

Pasar trading forex 24 jam

Keunggulan trading forex yang kedua adalah pasar Forex memiliki keunikan tersendiri yang membuat trader atau investor dapat mengaksesnya dengan lebih mudah tanpa harus menunggu pembukaan sebuah bursa. Selalu ada pusat transaksi keuangan dunia yang buka, dimana bank, hedge fund, perusahaan dan private investor ikut berpartisipasi (lihat tabel 1).

Partisipan trading forex di seluruh dunia dapat melaksanakan transaksi baik siang maupun malam. Keunikan ini sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh pekerja atau karyawan nine-to-five (8 jam kerja), karena pasar Forex dapat diakses sore maupun malam hari. Sementara di pasar saham, Anda hanya dapat mengakses pasar dengan batasan waktu kurang dari 7 jam sehari.

tf-3Tabel 1: Jam pembukaan beberapa pasar

Trading Forex Beli atau jual kapan saja

Keunggulan trading forex yang ketiga adalah ketika trading saham, short-sell hanya boleh dilakukan pada saat pasar mengalami up-tick (peraturan yang berlaku untuk bursa AS). Terkadang faktor ini dapat menyebabkan kekecewaan bagi para trader karena hanya mampu melihat harga saham mereka jatuh, dan menunggu terjadinya up tick baru dapat mengambil tindakan. Dalam bursa futures, berlaku batasan bawah dan atas ketika kontrak futures telah diperdagangkan mencapai persentase tertentu dari harga penutupan sehari sebelumnya.

Trading Forex, bagaimanapun, mengijinkan Anda untuk menjual mata uang kapan saja tanpa harus menunggu up-tick atau batasan persentase tertentu.  Ini berarti eksekusi posisi dapat dilakukan dengan instan dan efisien, sehingga peluang pasar dapat dimanfaatkan baik dalam pasar bullish maupun bearish.

Lebih lanjut lagi trading forex tidak mengenal batasan waktu untuk memegang posisi. Ketika Anda telah mengambil posisi di pasar, Anda dapat mempertahankan posisi tersebut selama yang Anda mau.

Selisih harga jual/beli trading forex yang ketat (Bid/Ask spread)

Keunggulan trading forex yang keempat adalah akibat tingginya likuiditas yang terjadi di pasar, spread atau selisih harga penawaran dan permintaan menjadi lebih kecil. EUR/USD dapat diperdagangkan dengan selisih hanya 3 pips (poin).

Dalam trading forex, spread yang lebih rendah membuat transaksi dapat mencapai level BEP (break even point) lebih cepat. Jika Anda membeli EUR/USD  di harga 1.4000, dengan spread 3 pips (asumsi tanpa komisi) maka pada harga 1.4003 Anda telah mencapai titik break-even. Sehingga akibat faktor ini, trading Forex umumnya lebih murah dibanding instrumen ekuitas atau futures.

Leverage tinggi

Keunggulan trading forex yang kelima adalah pasar Forex menawarkan leverage tertinggi dibandingkan seluruh instrumen finansial yang ada. Penggunaan leverage dalam trading forex membuat Anda mampu memperdagangkan aset dengan nilai yang jauh lebih besar dibanding jumlah modal yang Anda setorkan.

Trading Forex umumnya memiliki leverage 100:1, berarti Anda dapat memperdagangkan mata uang senilai $500,000 dengan hanya menggunakan modal sebesar $5,000. Penggunaan leverage juga membuat investor mampu memaksimalkan potensi keuntungan dengan modal yang ada, karena keuntungan yang diperoleh akan selalu dikalikan dengan nilai kontraknya bukan dari modal yang disetorkan.

Di sisi lain, karena peluang menghasilkan keuntungan di trading forex maksimal, potensi kerugian pun turut meningkat. Sehingga seorang investor perlu memperhatikan tingkat penerimaanya terhadap resiko, dan penggunaan leverage akan sangat tergantung dari poin ini.

Memahami kuotasi trading forex 

Nilai tukar atau mata uang suatu negara selalu diperdagangkan berpasangan dengan mata uang negara lain. Pasangan ini dikenal dengan istilah pair, sementara nilai atau harga pair tersebut disebut dengan kuotasi trading forex.

Kuotasi trading forex tersusun dari komponen sederhana, dan membacanya pun tidak terlalu rumit, Anda hanya perlu mengingat 3 poin di bawah ini:

Mata uang yang paling awal (paling kiri) adalah mata uang basis. Mata uang selanjutnya (bagian kanan) adalah mata uang pasangan. Mata uang basis selalu bernilai 1 (satu), dan harga yang ditampilkan adalah harga mata uang pasangan terhadap mata uang basis.

Ketika Anda melihat harga mata uang mengalami kenaikan, maka itu selalu berarti bahwa mata uang basis mengalami penguatan terhadap pasangannya. Sebaliknya ketika harga pair tersebut mengalami penurunan, maka dengan sendirinya mata uang basis tersebut tengah mengalami pelemahan dibanding pasangannya.

Sebagai contoh, jika kuotasi seperti ini: EUR/USD =1.3000, maka Euro adalah basis dan USD adalah pasangan. Artinya  Euro bernilai satu dan USD bernilai 1.3000 atau dengan kata lain bahwa untuk membeli 1 Euro, Anda harus menukarkan 1.3 dollar AS Anda. Sekarang, asumsikan harga  tersebut mengalami kenaikan ke level 1.3100, maka berarti Euro mengalami penguatan dan telah berharga 1.31 terhadap Dolar AS.

Mata uang basis

Mata uang basis dalam trading forex adalah mata uang yang dijadikan sebagai basis pertukaran adalah mata uang utama. Karena Amerika Serikat merupakan sentral perekonomian dunia, maka mata uangnya pun pada umumnya dijadikan sebagai basis pertukaran. Misalnya USD/JPY, USD/CHF, USD/CAD dan lain-lain.

Terkadang trading forex, karena sudah umum bagi pelaku pasar menggunakan USD sebagai basis trading forex, beberapa mata uang tidak perlu menuliskan pair-nya secara lengkap seperti IDR=9,000, karena dengan sendirinya rate tersebut sudah berarti terhadap dollar AS.

Dengan kata lain, trading forex mata uang USD secara default adalah mata uang basis, atau tolok ukur bagi pertukaran mata uang lain.

Namun demikian, trading forex masih terdapat empat pengecualian dimana USD bukan diposisikan sebagai basis. Contohnya pada EUR/USD terdahulu, dimana trading forex mata uang tunggal Euro berposisi sebagai basis. Kedua contoh lainnya adalah Poundsterling Inggris (GBP), Dollar Australia (AUD) dan Dollar New Zealand (NZD).

Keempat mata uang tersebut biasanya berada pada urutan pertama (bernilai satu terhadap Dollar AS) dan kuotasinya trading forex berbentuk;

GBP/USD = 1.4500, Kuotasi ini berarti £1= US$1.4500. EUR/USD = 1.2900, Kuotasi ini berarti €1=US$ 1.2900. AUD/USD = 0.6500, Kuotasi ini berarti AU$1=US$ 0.6500. NZD/USD = 0.5000, Kuotasi ini berarti NZ$1 = US$ 0.5000

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kenaikan harga trading forex pada ketiga mata uang tersebut memiliki arti bahwa trading forex mata uang basis mengalami penguatan dan Dollar AS mengalami penurunan.

Basis trading forex pada perdagangan silang (Cross currencies)

Mata uang seluruh negara di dunia juga diperdagangkan terhadap mata uang lain, selain Dollar AS. Ketika kuotasi harga tidak dibandingkan terhadap Dollar AS, maka perdagangan mata uang tersebut disebut dengan cross. Contohnya adalah EUR/JPY, GBP/CHF dan  AUD/CHF.

Posisi basis trading forex yang tak beraturan, seharusnya tidak membuat bingung. Karena pada umumnya, mata uang yang paling utama akan ditempatkan pada urutan pertama atau dijadikan sebagai basis. Jika trading forex mata uang utama tidak dijadikan basis, maka yang tetap perlu diingat adalah bagaimana membaca kuotasi seperti yang sudah dibahas pada awal pembicaraan kuotasi.

Poin dan pips

Harga mata uang biasanya diperdagangkan dengan nilai desimal, 2 sampai empat angka dibelakang koma. Setiap satu perubahan nilai terakhir dibelakang koma tersebut, misalnya dari 1,2900 menjadi 1,2901, disebut satu pip (percentage in point). Poin adalah nama yang lebih populer dikenal sebagai pengganti pips dalam dunia trading forex.

Mata uang Jepang, Yen, adalah contoh mata uang yang diperdagangkan dengan penggunaan 2 desimal di belakang koma. Perubahan angka terakhir di belakang koma tersebut tetap dapat dikatakan poin.

Sebagai contoh; katakanlah USD/JPY, diperdagangkan di harga 92.00, jika terjadi kenaikan mencapai 92.10, maka USD/JPY dapat dikatakan menguat 10 poin.

Bid, Ask dan Spread

Seperti halnya pasar lain yang memiliki permintaan dan penawaran, harga trading forex mata uang juga memiliki dua unsur, bid dan ask. (Lihat gambar 3).

Bid adalah harga yang Anda peroleh untuk menjual mata uang basis, dan berada di urutan pertama, sementara ask adalah harga yang Anda peroleh untuk membeli mata uang basis berada pada urutan kedua seperti yang terlihat pada gambar.

tf-4

Sebagai contoh, pada gambar di bawah, EUR/USD = 1.3890/1.3893, maksudnya adalah harga bid 1.3890 dan harga ask 1.3893. Jika Anda ingin membeli EUR/USD maka Anda akan mendapatkannya di harga1.3893 (Anda akan membayar $1.3893 untuk €1) dan jika Anda ingin menjual maka Anda akan mendapatkan harga 1.3890 (Anda membayar €1 untuk mendapatkan $1.3890).

tf-5Gambar 3: Memahami Bid, Ask dan Spread

Gambar 3 juga memberikan ilustrasi bagaimana konsep kuotasi terjadi di trading forex. Dimana bid akan selalu lebih rendah dibandingkan ask. Perbedaan harga antara bid dan ask dalam trading forex disebut dengan spread, dan jumlah spread pada umumnya 3 pips.

Rollover trading forex

Rollover trading forex adalah biaya yang terjadi ketika posisi dibiarkan bermalam, dan perhitungan rollover trading forex biaya plus lain-lain dilakukan pada penutupan pasar New York. Posisi Forex yang dipegang selama satu malam atau lebih akan membuat Anda menerima atau membayar sejumlah bunga rollover forex yang besarnya dihitung berdasarkan perbedaan tingkat suku bunga negara mata uang bersangkutan. Secara spesifik rollover forex, Anda akan menerima bunga jika mata uang yang Anda beli memiliki suku bunga lebih tinggi dibanding mata uang pasangannya, dan sebaliknya Anda akan membayar jika suku bunga mata uang tersebut lebih rendah dibanding pasangannya.

Contoh rollover trading forex  adalah: Asumsikan suku bunga NZD berada pada 3% pertahun dan suku bunga USD sebesar 0.5% per tahun.

Misalnya Anda membeli 100,000 NZD/USD di harga 0.6000. Anda berarti telah membeli mata uang yang memiliki bunga lebih tinggi dan pada saat yang sama telah menjual mata uang suku bunga lebih rendah. Rollover trading forex dalam hal ini akan menerima selisih bunga sebesar 2.5% per tahun, yang langsung dihitung dan dimasukkan kedalam rekening Anda setiap hari. 2.5% / 360 hari x 100,000 (1 lot) NZ$ 6.94 • US$4.16 (asumsi penutupan harga 0.6000) Perdagangan mendapatkan bunga seperti ini lebih dikenal dengan sebutan carry trade. Katakan Anda menjual NZD/USD di harga 0.6000 Maka rollover trading forex Anda akan membayar bunga jika posisi dibiarkan bermalam dengan cara perhitungan dan jumlah yang sama dengan contoh di atas.

tf-6

Memahami P/L & leverage

Perhitungan profit loss transaksi trading forex juga tidak terlalu rumit, bahkan saat ini telah dilakukan secara otomatis oleh platform trading forex yang tersedia. Anda dapat langsung melihatnya begitu order posisi trading forex tereksekusi. Namun sebagai pengetahuan profit loss , ada baiknya Anda memahami bagaimana trading forex memperhitungkan profit loss tersebut terjadi.

Apabila harga EUR/USD sekarang adalah 1.2900/03 (Berarti Anda dapat membeli Euro di harga 1.2903 dan menjual Euro diharga 1.2900).

Asumsikan trading forex Anda telah mempertimbangkan bahwa Euro akan menguat terhadap Dollar AS. Berdasarkan ekspektasi tersebut, Anda membeli Euro (secara bersamaan menjual Dollar AS) dan menunggu harganya mengalami penguatan.

Keesokan harinya, seperti yang diharapkan, Euro mengalami penguatan terhadap US Dollar. Anda berhasil menutup posisi (menjual euro) di harga 1.3000, maka;

= 1.3000 (harga jual) dikurang 1.2903 (harga beli) x $100,000 (kontrak per lot) = $(0.0097) x 100,000 Total profit = $ 970

Nah sekarang, katakanlah seperti ilustrasi trading forex di atas, ternyata Euro tidak bergerak seperti harapan Anda dan harga turun dari 1.2900 menjadi 1.2850. Maka;

= 1.2850 (harga jual) -1.2900 (harga beli) =$(-0,005) x 100,000 Total loss Anda = $ 500.

Leverage dan Margin

Transaksi di trading forex menggunakan sistem leverage dan margin. Bayangkan Anda melakukan sebuah transaksi yang tidak memerlukan keterlibatan modal secara penuh. Karena modal trading forex yang diperlukan hanya sebagian kecil dari nilai riil aset yang bersangkutan.

Penggunaan modal trading forex dengan skala lebih kecil dibanding nilai riil-nya inilah yang disebut dengan leverage.

Trading forex biasanya menggunakan skala 1 berbanding 100. Artinya Anda dapat melakukan transaksi mata uang yang satu unitnya (lot) sama dengan US$100,000,- hanya dengan menggunakan modal US$1,000 saja.

Modal US$ 1,000 yang Anda setorkan tersebut dikenal dengan istilah Margin.

Sebagai contoh, Anda deposit dana $1,000 (sebesar €790) dan membeli EUR/USD senilai €787 di harga 1.2700 kemudian berhasil menjualnya di harga 1.2800.

Tanpa margin

Trading forex anda mendapatkan keuntungan trading forex sebesar: $(1.2800 – 1.2700) x $787 $7.90. Jadi Return on Investment (ROI) Anda dalam perdagangan ini adalah $10/$1000 x 100 (%) = 0.79%

Dengan margin

Dengan menggunakan margin 1% (atau leverage 100), modal dana $1,000, Anda dapat membeli aset senilai dengan $100,000. Jika menggunakan contoh sebelumnya, maka hasilnya akan menjadi; (1.2800 – 1.2700) x 100,000 $1,000.

Return on Investment (ROI) Anda: $1,000/$1000 x  100(%) = 100%

Mata uang yang diperdagangkan

Jenis mata uang yang terdapat di pasar terbagi dalam tiga kategori:

tf-7

USD – Adalah kurs mata uang terpenting, karena 85% perdagangan di dominasi oleh USD. EUR – Kurs Mata uang utama bagi negara-negara Uni Eropa. GBP – Kurs Mata uang Inggris. JPY – Kurs Mata uang Jepang, biasanya digunakan untuk carry trade, karena memiliki suku bunga terendah. CHF – Kurs Mata uang Negara Swiss, terkadang disebut dengan teraman (safe haven currency). CAD – Kurs Mata uang Kanada, biasanya dihubungkan dengan mata uang komoditi dan memiliki kaitan erat dengan harga emas dan minyak. AUD – Kurs Mata uang Australia, juga disebut nilai tukar komoditi karena korelasi tinggi dengan harga emas.

Kurs Mata uang yang paling umum diperdagangkan adalah kurs mata uang utama dunia atau major currencies.  Hal ini terjadi karena negara dengan kapitalisasi ekonomi yang besar cenderung memiliki kurs mata uang yang bergerak lebih stabil dan likuid dibandingkan kurs mata uang lain.

Review

  • Foreign Exchange, biasanya disebut juga dengan FX. Di Indonesia, istilah ini lebih dikenal dengan sebuah singkatan dari Valuta Asing, yang berarti nilai tukar asing.
  • Trading forex atau transaksi di Forex, berarti mempertukarkan atau memperdagangkan mata uang yang satu dengan kurs mata uang yang lain.
  • Pasar trading forex sangat likuid dan dapat ditransaksikan selama 24 jam setiap hari kerja

One response to “Trading Forex

  1. Pingback: Fundamental Forex |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s