Alexander Elder : Trading For A Living 2

“Pada tulisan sebelumnya, Kami telah mengulas tentang prinsip dasar trading ala trader kenamaan, Alexander elder, dalam artikel Trading For a Living : Part 1. Pada bagian tentang faktor psikologis, trader disarankan untuk berpikir secara independen dalam menganalisa pasar dan merancang rencana trading. Trading merupakan aktivitas yang kompleks dan dinamis, di mana satu perubahan dapat berdampak signifikan. Kedisiplinan dalam penerapan teknik-tekniknya akan sangat menentukan tingkat keberhasilan.”

elderSalah satu sistem rancangan Alexander Elder yang bermanfaat sebagai referensi bagi trader era modern adalah Triple Screen. Sistem ini telah dipakai sejak tahun 1985 dan dipublikasikan pertama kali oleh Futures Magazine pada bulan April 1986. Triple Screen bisa dikatakan lebih dari sekedar sistem trading. Sistem ini merupakan sebuah metode dan gaya trading, yang terbentuk dari kombinasi antara metode mengikuti tren (trend-following) dan teknik melawan tren (counter-trend).

Menurut Alexander Elder, pasar terlalu kompleks untuk dianalisa dengan satu indikator. Indikator yang berbeda dapat memberikan sinyal yang berbeda pada pasar yang sama. Ketika harga naik, indikator trend – following akan memberikan sinyal buy, sementara indikator Oscillator bisa berada pada wilayah jenuh beli (sinyal sell). Begitu pula sebaliknya, ketika harga turun indikator trend – following akan memberikan sinyal sell, sementara indikator Oscillator berada pada wilayah oversold (sinyal buy).

Indikator trend following membuka peluang ketika pasar bergerak sesuai trend. Namun ketika harga bergerak dalam trading range, keuntungan atau kerugian bergerak fluktuatif. Sedangkan indikator Oscillator lebih efektif dalam trading range, namun rawan memberikan sinyal yang salah ketika harga membentuk tren. Sistem trading Triple Screen mengkombinasikan kedua indikator tersebut, dan didesain untuk mengurangi kelemahan serta mengeluarkan kekuatannya masing – masing.

Triple Screen terdiri dari Long Term time-frame untuk melihat pasang surutnya pasar (market tide) pada screen pertama. Selanjutnya intermediate time-frame berfungsi untuk melihat gelombang pasar (market wave) pada screen kedua. Dan yang terakhir, short term time-frame berguna untuk melihat riak pasar (market ripple) pada screen ketiga. Dalam sistem trading Triple Screen, time-frame utamanya adalah screen kedua atau intermediate time-frame.

Sumber : FM Magazine April 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s