Naked Trading Dengan Candlestick (Bagian 2)

Seperti kita ketahui, analisa teknikal adalah sebuah studi untuk mengenali Tren, peluang dan resiko di pasar keuangan. Tren itu sendiri adalah sebuah kondisi di mana harga bergerak pada suatu arah tertentu. Oleh karena itu tren menjadi bagian penting yang perlu diamati sebelum sebuah keputusan transaksi diambil.

Pergerakan harga dapat dibedakan ke dalam dua jenis tren naik dan tren turun. Tren naik adalah suatu kondisi dimana pergerakan harga mengarah ke atas selama periode tertentu. Kondisi ini kemudian akan divisualisasikan oleh candlestick dengan Bullish candle, yang terlihat mendominasi, baik dari sisi warna maupun jumlah candlenya. Shadow high dan shadow low juga terlihat semakin meninggi (Lihat gambar 1). Pada tren naik, memulai dengan posisi buy (beli) tentunya akan lebih menguntungkan dibandingkan mengambil posisi sell (jual).

Sementara tren turun adalah suatu kondisi di mana pergerakan harga mengarah ke bawah selama periode tertentu. Kondisi ini kemudian akan divisualisasikan dengn bearish candle, yang terlihat lebih mendominasi. Shadow low maupun shadow high-nya terlihat semakin menurun (lihat gambar 2). Pada tren turun, memulai dengan posisi sell tentunya akan lebih menguntungkan dibandingkan mengambil posisi buy.

2014-08-16_192406

2014-08-16_192426

Selain memberikan gambaran tentang kondisi tren yang sedang terjadi, candlestick juga memberikan visualisasi mengenai gejala pelemahan tren. Sinyal yang sering terlihat adalah pergantian jenis candle dari bearish ke bullish atau sebaliknya. Untuk mempermudah, kita bisa mengamatinya dengan melihat perubahan warna dari candle tersebut. mengecilnya ukuran candlestick juga bisa dijadikan petunjuk atas potensi pelemahan sebuah tren (lihat gambar 3).

2014-08-16_205306

gambar.3

Selanjutnya adalah kehadiran sekelompok candlestick yang memiliki shadow low berukuran panjang (lihat gambar 4).

2014-08-16_205324

gambar.4

Meskipun telah mendapatkan informasi tentang pelemahan tren, bukan berarti kita harus memanfaatkannya dengan mengambil posisi yang berlawanan dengan kondisi tren. Namun keberadaannya adalah untuk memberikan kita waktu untuk mengamati dan merencanakan transaksi berikutnya.

Sumber: Sanitera Darma; FM Magazine 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s