Trading Logis dengan 4 Tips

TRADING LOGIS

“Menjalani aktivitas trading sama halnya dengan menjalani kehidupan sehari-hari. Kesuksesan tergantung pada cara kita menyikapinya. Seringkali pergerakan harga memicu emosi, menguras tenaga dan memacu detak jantung, yang membuat beban kita terasa berat. Jika anda merasa demikian, maka ketahuilah bahwa anda tidak sendiri.”

Berikut ini adalah 4 tips agar trading anda lebih logis :

1. Keputusan yang yakin
a) Trading-lah dengan penuh keyakinan. Jika anda lebih yakin dengan menggabungkan analisa teknikal dan fundamental dalam mengambil keputusan transaksi, maka anda harus  membatasi diri untuk tidak mengambil posisi jika keduanya belum bersepakat.

b) Susunlah rencana pengambilan dan pengelolaan posisi yang lengkap. Di dalamnya mencakup level atau kondisi di mana harus menempatkan entry awal, menambah dan mengurangi posisi, keluar dari situasi rugi dan mengambil keuntungan.

2. Gunakan ‘tema’ trading
a) Dalam kondisi tren naik, tema trading anda seharusnya adalah ‘buy’ dan sebaliknya dalam tren turun, temanya adalah ‘sell’. Kita sering tergelincir dengan alasan: harga sudah naik terlalu tinggi, penurunan terlalu tajam dan lain-lain. Seseorang seharusnya hanya boleh mengambil posisi buy pada saat tren naik, dan sell pada saat tren turun. Jika tidak sesuai, maka pengambilan posisi sama sekali tidak diperlukan.

b) Lebih lanjut, kumpulkan beberapa instrumen dan beli produk yang menunjukkan kekuatan lebih dalam kondisi tren naik dan jual produk terlemah yang dalam tren turun. Tambahkan tema anda dengan ‘buy strong’ atau ‘sell weak’. Artinya anda tidak akan membeli kalau bukan yang terkuat, dan tidak akan menjual kalau bukan yang terlemah.

Dalam kondisi tren naik, tema trading anda seharusnya adalah‘buy’ dan sebaliknya dalam tren turun, temanya adalah ‘sell’.

c) Maksimalkan trading pada saat tren dan kurangi aktivitas pada saat sideway, atau konsolidasi. Jika pasar berada dalam tren naik atau turun hanya sebesar 20% saja dari total pergerakan harga, maka anda perlu memaksimalkan pergerakan tersebut dengan mayoritas usaha anda. Jika suka, anda dapat menambahkan tema anda dengan ‘aggressively buy strong’, ‘aggressively sell weak’ atau anda dapat menyusunnya sendiri. Hal terpenting dari tema ini adalah kata-kata singkat yang mewakili seluruh aktivitas trading anda untuk mengingatkan dan mengarahkan seluruh keputusan transaksi anda secara kontinyu.

3. Penambahan dan pengurangan posisi
a) Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memperhatikan seluruh posisi anda, mana yang memberikan hasil tertinggi dan mana yang terendah. Tambahkan posisi pada yang produk yang memberikan hasil terbaik dan kurangi posisi pada produk dengan hasil terendah.

b) Perlu diingat bahwa penambahan posisi, baik pada saat rugi maupun untung, adalah sama dengan menambah risiko sehingga harus dilakukan dengan penuh kehatihatian. Menambah posisi pada saat rugi, berpotensi membawa kerugian lebih besar. Sementara menambah posisi pada saat untung berpotensi mengurangi atau menghilangkan keuntungan Tentunya yang lebih masuk akal adalah menambah posisi pada saat anda mengalami keuntungan. Namun untuk menjaga agar keuntungan tersebut tidak hilang seluruhnya, sebaiknya anda hanya menambah posisi dengan volume yang lebih kecil misalnya ½ dibanding posisi sebelumnya.

c) Perlakukan proses penambahan atau pengurangan posisi seperti pengambilan posisi pertama dengan tetap mengusung tema ‘buy strong’ atau ‘sell weak’ anda. Dengan mempertimbangkan perkembangan pasar yang terjadi, sesuaikanlah posisi-posisi yang ada dengan tema tersebut. Jika berdasarkan perkembangan pasar tidak menyarankan ‘buy strong’ maka anda perlu mengurangi posisi, namun jika sesuai maka anda perlu menambah posisi.

d)Penambahan posisi beli dapat dilakukan pada saat harga memberikan konfirmasi kenaikan kembali setelah menyentuh level support. Dan tambahkan posisi jual pada saat harga memberikan konfirmasi penurunan kembali setelah menyentuh level resistance.

4. Sikap tindakan yang diperlukan
a) Agresif: ketika transaksi anda berhasil dengan baik, maka laksanakan rencana trading anda dengan agresif. Tambahkan posisi secara kontinyu pada hasil terbaik dan kurangi posisi secara kontinyu pada hasil trading yang kurang baik.

b) Walkout: ketika anda mengalami kerugian besar, silakan ambil cuti. Biarkan pasar berbuat semaunya. Anda tidak harus terlibat di dalamnya, karena dorongan emosi untuk mengembalikan uang yang hilang tersebut sangat besar dan dapat membahayakan keseluruhan modal anda.

c) Sabar:
i.Pasar penuh kesempatan transaksi. Jika kehilangan kesempatan pertama, anda dapat menunggu kesempatan berikutnya.

ii. Ketika posisi telah ditempatkan, anda tidak boleh tergesa-gesa dan terbiasa mengambil keuntungan yang kecil. Biarkan waktu mengembangkan keuntungan anda.

iii. Ketika mengalami keuntungan, jangan langsung menambah posisi. Perhatikan apakah pasar sekuat tema anda. Jika ya, tunggulah kesempatan untuk itu.

iv. Lumrah jika anda mengalami kerugian-kerugian kecil karena dengan begitu anda dapat membedakan mana kesempatan dan mana yang bukan. Perhatikan tanda-tanda penyebabnya, dan ambil pelajaran dari setiap kerugian tersebut.

d) Be Happy

i. Anda yakin dengan setiap keputusan anda, rencana terukur dan logis.

ii. Anda memiliki tema dan attitude trading yang membuat anda tersenyum

2 responses to “Trading Logis dengan 4 Tips

  1. Ane belum paham ghan…
    pengen sebetulnya main trading buat bantu ortu
    . Blog ente tulisannya terlalu padat😦
    maaf kalau ngomentnya salah. dan asal-asalan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s