MARGIN CALL

Margin adalah sejumlah uang yang disetorkan nasabah untuk melakukan transaksi. Jumlah dari margin yang dimiliki oleh nasabah dapat menentukan jumlah lot yang bisa diperdagangkan serta digunakan untuk mempertahankan posisi dalam menghadapi fluktuasi pasar.

2016-07-23_205928

Beberapa istilah yang berhubungan dengan margin:

  1.  Margin Awal (Initial Margin). Adalah jumlah dana yang pertama kali didepositokan ketika nasabah membuka akun transaksi.
  2. Margin Requirement (Kewajiban Margin). Adalah sejumlah dana yang dipersyaratkan untuk membuka 1 lot posisi. Biasanya nilai margin requirement sudah ditentukan oleh pialang dan berbeda untuk masing-masing produk tergantung leverage yang ditetapkan. Untuk Monex, ditetapkan leverage 100:1 sehingga margin yang dibutuhkan sekitar 1% dari nilai kontrak. Jadi, bila nilai kontrak 1 lot USDJPY = $100,000, maka margin yang diwajibkan sebesar $1000 per 1 lot. Di dalam platform MT4, kewajiban margin hanya disebut dengan Margin.
  3. Margin Level. Adalah rasio antara equity dengan total margin yang digunakan. Ini untuk menunjukkan seberapa besar ketahanan dari equity untuk mempertahankan posisi. Margin Level ini dijadikan dasar bagi pialang untuk menentukan Margin Call dan Auto Cut. Rumus perhitungan Margin Level = (Equity/Margin)x100%.
  4. Margin Call. Adalah peringatan bagi nasabah untuk segera menambah margin guna melanjutkan transaksi. Margin Call akan muncul ketika Margin Level transaksi nasabah sudah mencapai ± 80%. Contoh: Nasabah memiliki posisi 1 lot USD/JPY dan margin yang dibutuhkan tertera sebesar USD 1000. Ketika equity nasabah telah turun mencapai angka USD 800 atau di bawahnya (± 80% dari Margin), peringatan margin call akan muncul. Peringatan margin call akan terlihat pada platform MT4 di tab Trade di bagian Terminal dengan highlight berwarna merah.
  5. Auto Cut. adalah likuidasi (penutupan) posisi yang dilakukan pialang apabila Margin Level sudah mencapai sama atau di bawah 20%. Auto Cut akan dilakukan untuk semua posisi yang jam perdagangannya sedang buka (tidak sedang tutup atau istirahat). Pialang menyarankan equity berada di atas atau sama dengan margin untuk menghindari auto cut.

Terkadang di saat pergerakan harga sangat cepat, jeda waktu antara margin call dengan auto cut sangat pendek. Oleh karena itu sangat penting bagi nasabah untuk menjaga kecukupan margin saat sedang membuka posisi.

Sumber : Ariston Tjendra;FM Magazine 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s