analisa tekhnikal

Secara Teknikal Emas Rentan Lanjutkan Penurunan

Posted on

Pada sesi perdagangan Asia di hari Jumat (30/5), harga emas dunia nampak masih tertekan di kisaran rendah dalam 16 pekan terakhir. Terjebaknya emas di zona negatif ini terutama setelah merebaknya spekulasi yang optimis bahwa perekonomian Amerika Serikat (AS) masih bisa bangkit untuk rebound dari perlambatannya karena musim dingin yang ekstrim.

Dan optimisme investor berkobar setelah para petinggi kebijakan the Fed kembali menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi berangsur menguat setelah cuaca yang buruk pada musim dingin lalu. Namun keyakinan investor justru mencuat setelah pemerintah melaporkan angka ekonomi AS pada Kamis malam berkontraksi untuk kali pertama dalam tiga tahun terakhir hingga di triwulan I tahun ini. Dan mayoritas analis menganggap angka GDP itu masih wajar dan konsisten dengan peralihan ke triwulan II nanti yang diprediksi akan naik.

Secara umum koreksi emas yang telah mencapai lebih dari 2% terutama terkait dengan kuatnya fundamental ekonomi AS belakangan ini sekaligus menggiring Wall Street ke rekor puncak tertinggi yang diikuti oleh pasar ekuitas lainnya di Asia.

Dan secara teknikal, harga emas terlihat rentan untuk melanjutkan penurunan seiring sebagian indikator teknikalnya masih menunjukkan tren yang bearish. Setidaknya indikator MACD dan Stochastic harian menunjukkan arah penurunan. Sedangkan moving average juga telah saling berpotongan yang pada akhirnya akan mengkonfirmasi sebuah pola tren bearish yang baru.

Sehingga koreksi emas selanjutnya akan kembali membidik area support 1251 kemudian 1240 hingga 1231. Sementara kenaikkan akan terbatas lagi, namun setidaknya ada tahanan atas yang menjadi target bidikan bila emas mengalami rebound. Diantaranya resisten 1261.80 (retracement 61.8% Fibonacci), 1268.40 dan level 1277.

gold30

Indikator Ichimoku Kinko Hyo

Posted on

Sebelum perang dunia II dan kemunculan banyak indikator teknikal di dunia barat, sebuah usaha penyusunan alat analisis bagi kebutuhan trader sudah dilakukan. Upaya yang berlangsung di Jepang ini bertujuan agar trader dapat mengambil kesimpulan dari pergerakan harga, baik dari sisi penentuan trend maupun pengenalan level support dan resistance. Tentu saja tanpa melupakan poin praktis dari setiap alat analisis: Sinyal. Kali ini kita akan membahas indikator Ichimoku Kinko Hyo.

Apakah indikator Ichimoku Kinko Hyo? Read the rest of this entry »

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal ( 1 )

Posted on Updated on

Analisa fundamental dan Strategi penggunaan modal mutlak diperlukan. Akan tetapi, terdapat salah satu metode yang tidak kalah penting untuk meraih profit optimal, yakni analisa teknikal. Besarnya peranan analisa teknikal tercermin dari banyaknya buku panduan berisi puluhan bab dan ratusan halaman yang membahas seluk beluk metode tersebut. Tak bisa dipungkiri bahwa materi tentang aspek teknis memiliki ruang lingkup terluas dalam dunia trading.

Meskipun demikian, bukan berarti analisa teknikal dipenuhi kerumitan dalam penerapannya. Kali ini akan membahas 5 langkah praktis dalam penggunaan analisa teknikal. Demi mempermudah  pemahaman, maka ulasan ini akan dibagi dalam beberapa edisi, agar Anda bisa menguasai analisa teknikal dengan baik sesuai urutan langkah sederhana. Read the rest of this entry »

Belajar Analisa Teknikal

Posted on

Dasar Analisa Teknikal Bagian ini akan membahas:

Definisi dan asumsi dasar analisa teknikal Tipe grafik dan penggunaannya Konsep indikator dan oscillator

Berjalanlah ke area terbuka, dan lihatlah kondisi cuaca saat ini. Apakah Anda melihat langit cerah? Atau berawan? Atau mendung? Atau bahkan mendung yang sangat gelap? Setelah itu, ingat-ingatlah kembali cuaca apa yang biasanya menyusul?

Kita umumnya memperkirakan akan turun hujan jika saat ini melihat cuaca mendung, atau sebaliknya, jika melihat cuaca cerah, kita tidak mengharapkan hujan akan turun.

Disadari atau tidak, kita sedang membuat perkiraan-perkiraan tentang masa depan berdasarkan situasi atau kondisi saat ini. Perkiraan tersebut membantu kita untuk mengantisipasi apa yang mungkin terjadi. Misalnya, jika kita melihat mendung yang gelap pada puncak musim hujan, tentunya kita tidak akan keluar rumah tanpa mempersiapkan diri untuk menghadapi hujan lebat bukan?

Read the rest of this entry »

Menjaga Harapan Meski Tertekan

Posted on Updated on

“Jika dihitung dari titik tertinggi yang dicapai tahun 2011 sampai level rata-rata bulan November di kisaran $1,275 per troy ons, maka harga emas telah menurun sekitar 34%. Dan jika kita hanya memperhitungkan kinerja harga untuk tahun 2013, rasio kerugiannya berkisar di 23%. Berdasarkan catatan World Gold Council, permintaan emas selama kuartal III turun sebanyak 37%. Faktor utama di balik keengganan investor untuk menambah porsi emas ke dalam portofolionya tak lain adalah trend inflasi yang rendah serta kinerja pasar  saham yang lebih menjanjikan return menarik.”

Meskipun kandidat pengganti bos Federal Reserve, Ben S. Bernanke yakni Jannet Yellen telah memberikan tanda penundaan wacana pengurangan stimulus moneter (tapering), harga emas tidak kunjung membaik secara signifikan. Kondisi saat ini benarbenar menggambarkan sikap bearish (melemah) investor dalam melihat masa depan emas. Mengacu pada pergerakan harganya di akhir November, logam mulia ini berpotensi besar mencatat kerugian untuk pertama kali sejak tahun 2000, sekaligus membukukan kinerja paling negatifnya sejak tahun 1981. Beberapa lembaga keuangan internasional juga tidak terlalu optimis
dalam memprediksi harga emas untuk periode tahun depan. Warren Buffet, salah satu investor tersukses dan orang paling kaya sejagad, mengatakan bahwaaset gold tidak lagi menarik. Dari Goldman Sachs Group Inc, Kepala Riset
Komoditi Jeffrey Currie memperkirakan terjadinya penurunan harga secara tajam atau ia gambarkan dengan istilah ‘Slam Dunk’ di tahun 2014. Bloomberg juga mengadakan survei terhadap 10 analis logam mulia yang proyeksinya dianggap paling akurat. Menurut konsensusnya, emas hanya akan mampu menjangkau harga ratarata $1,175 di kuartal III atau sedikit lebih tinggi dibandingkan target harga yang ditetapkan oleh Societe Generale pada level $1,125 untuk tahun depan atau posisi terendah sejak 2009 silam. Penurunan ekspektasi harga didasarkan pada indikasi berkurangnya stimulus AS di tengah trend pemulihan ekonomi, yang pada akhirnya akan memangkas jumlah permintaan emas. Credit Suisse Group AG mengekspektasikan harga rata-rata di $1,180 untuk tahun depan dan $1,200 untuk tahun 2015. Hanya Bank of America Corp. yang sedikit lebih optimis dan  bullish dalam proyeksinya, dengan perkiraan harga di $1,294 per troy ons pada 2014 dan $1,356 satu tahun kemudian. Read the rest of this entry »