Kiat trading emas

The Power of eFXplus Systemized Orders

Posted on Updated on

eFXplus mengumpulkan data-data trading dari bank global dan menyajikannya secara real time mulai dari level open posisi, Take Profit/Stop Loss, hingga penyesuaian posisi TP/SL secara real time.

Data-data yang ada di eFXplus dapat digunakan untuk: 1. Mengidentifikasi Arah Peluang Trading 2. Waktu Masuk ke Pasar dan Mengatur Startegi 3. Menyesuaikan Trade Pasca Masuk ke Pasar.

Studi kasus pergerakan dolar Selandia Baru (NZD) pada periode 7 – 25 Agustus bisa menjadi gambaran cara penggunaan eFXplus.

1. Mengidentifikasi Arah Peluang Trading

Bank sentral Selandia Baru (RBNZ) mengumumkan kebijakan moneter pada tanggal 10 Agustus (WIB) atau 9 Agustus waktu Amerika Serikat. Sebelum pengumuman tersebut eFXplus pada kolom Notifications menampilkan beberapa informasi NZD sebagai berikut:

Dari informasi tersebut terlihat jelas sentimen bearish dari NZD. Dari Insight BNPP memperkirakan penurunan posisi Long NZD, sementara Citi memperkirakan RBNZ akan berusaha untuk melemahkan NZD/USD. Dua Trade of The Week (TOTW) menunjukkan Citi mengambil posisi Sell NZD/USD, dan Barclays mengambil posisi Buy AUD/NZD yang berarti kedua bank tersebut memprediksi NZD akan melemah.

Kemudian pada kolom Orders eFXplus menunjukkan 7 posisi Sell NZD, yang menguatkan sentimen bearish.

Dari data-data yang tersedia tersebut menunjukkan adanya peluang Sell NZD yang menarik. eFXplus menyediakan cara mudah untuk melihat peluang, kemana potensi arah pergerakan, hanya dengan melihat data di Orders, maupun informasi-informasi pada kolom Insight dan TOTW.

Setelah RBNZ mengumumkan kebijakan moneter pada 10 Agustus, NZD mengalami pelemahan siginifikan, dan berikut hasil trade dari beberapa bank yang telah mengambil posisi sebelumnya.

Sentimen bearish NZD baru berubah pada tanggal 25 Agustus (waktu Amerika Serikat), yang terlihat dari posisi Order 2 Short, dan 1 Long.

2. Waktu Masuk ke Pasar dan Mengatur Strategi

a) Waktu masuk ke pasar : Setelah mengetahui cara melihat peluang, selanjutnya menentukan kapan waktu yang tepat masuk ke pasar, tergantung gaya trading masing-masing.

-Aggressive Traders: masuk ke pasar sebelum event yang ditunggu, dan menambah lagi posisi setelah event tersebut terjadi. Trader agresif dapat meng-copy trade beberapa bank yang telah mengambil posisi sebelum RBNZ mengumumkan kebijakan moneter.

-Conservative Traders: masuk posisi setelah event terjadi. Trader konservatif dapat meng-copy trade bank-bank yang mengambil posisi pasca pengumuman RBNZ, seperti Morgan Stanley.

b) Mengatur Strategi Mengatur strategi berkaitan dengan risk/ reward ratio. Pada pergerakan NZD misalnya, trader dapat mengambil posisi sesuai dengan risiko yang akan diperhitungkan dengan penempatan stop loss.

-Jika trader ingin menempatkan stop loss yang tidak terlalu jauh, maka bisa meng-copy trade Bank Nomura pada instrumen AUD/ NZD, dengan stop loss 155 pip.

-Jika stop loss yang jauh, maka bisa maka bisa meng-copy trade Bank Morgan Stanley pada instrumen EUR/NZD, dengan stop loss 380 pip. Bank

3. Menyesuaikan Trade Pasca Masuk ke Pasar

a) Gunakan Trailing Stop untuk mengunci profit ketika harga bergerak sesuai posisi. Hal ini juga dilakukan beberapa bank saat trading.

b) Pindahkan Stop Loss diatas level break event jika harga telah bergerak sesuai posisi. Hal ini dilakukan juga untuk mengunci profit meski harga berbalik dan menyentuh Stop Loss. Misalnya yang dilakukan oleh Bank Nomura saat trading NZD.

c) Jangan pernah melebarkan posisi Stop Loss ketika harga sedang melawan posisi yang diambil.

eFXplus memberikan keunggulan dalam melihat peluang dengan mengikuti trade bank-bank international, mulai dari level membuka posisi, Take Profit / Stop Loss, bahkan dapat mengetahui jika bank tersebut menyesuaikan posisi.

Saran agar menjadi trader sukses:

  • Sabar untuk melihat peluang yang menarik.
  • Disiplin dalam menerapkan stratei entry dan exit.
  • Tetap rendah hati jika meraih profit.
  • Ulangi ketiga hal di atas

Sumber : Mike Safwat;CDO & Head Of Data Strategy eFXplus;FM Magazine 2017

INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN HUBUNGI

⇒ Call / SMS / WA ⇐
081227932233
Blackberry D6A88F5E
 womaninvestment@gmail.com

∴ ∴ ∴ ∴ ∴ ∴ ∴ ∴ ∴ ∴ ∴

Live Account ∴ Demo Account

DOWNLOAD E-BOOK

Advertisements

3 Langkah Mudah Memanfaatkan Peluang dengan eFXplus

Posted on Updated on

Terdapat 3 langkah mudah untuk mem-filter peluang dari eFXplus :

Filter Bank di Menu “Performance”

» Pada menu utama, pilih Performance

» Cari bank dengan Performa Terbaik :

  • Pada filter performance : stats
  • Pada filter series : Bank 
  • Hanya ikuti posisi dari 6 bank dengan performa terbaik. Disarankan menggunakan filter Total Pips dan Winning Rate. 

Read the rest of this entry »

Gunakan TRADEWORKS untuk trading yang lebih konsisten

Posted on Updated on

Bagi anda yang memiliki strategi dalam pelaksanaan transaksi, namun selama ini terkendala dengan waktu eksekusi transaksi yang sering tidak tepat sehingga melewatkan peluang terbaik untuk trading maka kini ada solusi untuk mengatasi hal tersebut.

Tahukah Anda lebih dari 75% volume transaksi di pasar spot forex berasal dari algoritma trading. Algoritma trading ini adalah transaksi yang dilakukan secara otomatis dengan strategi trading yang sudah terpasang.

2016-08-06_122918

Monex sebagai pialang berjangka terbesar dan terpercaya di Indonesia hadir dengan solusi yang profesional melalui Tradeworks, fasilitas yang mampu mempermudah anda dalam melaksanakan transaksi sehingga anda masih bisa melakukan rutinitas yang lain.  Read the rest of this entry »

MARGIN CALL

Posted on Updated on

Margin adalah sejumlah uang yang disetorkan nasabah untuk melakukan transaksi. Jumlah dari margin yang dimiliki oleh nasabah dapat menentukan jumlah lot yang bisa diperdagangkan serta digunakan untuk mempertahankan posisi dalam menghadapi fluktuasi pasar.

2016-07-23_205928

Beberapa istilah yang berhubungan dengan margin: Read the rest of this entry »

Trading memakai Relative Strength Index (RSI) ala Wilder

Posted on

Relative Strength Index (RSI) pertama kali diperkenalkan oleh J. Welles Wilder Jr. Pada tahun 1978 dalam bukunya yang berjudul ‘New Concepts in Technical Trading Systems’. Indikator ini merupakan momentum oscillator yang mengukur kecepatan dan perubahan harga produk keuangan. RSI bergerak antara kisaran 0 hingga 100 dan berdasarkan teori Wilder, periode standarnya adalah 14.

Indikator RSI biasa dipakai untuk strategi trading Overbought/Oversold dan strategi trading Failure Swing. Berikut penjelasan strateginya:

Strategi Overbought dan Oversold
Secara praktis, RSI disebut overbought apabila indikator berada di atas level 70,
dan oversold jika berada di bawah level 30. Read the rest of this entry »

Manajemen Resiko dengan Risk Level

Posted on Updated on

Dalam dunia investasi, terdapat beragam model strategi untuk meraih keuntungan, demikian juga dengan pilihan instrumen atau produknya. Potensi keuntungan yang ditawarkan juga bervariasi, ada yang berimbal hasil tinggi dan ada pula yang menjanjikan keuntungan tidak terlalu besar. Aset keuangan yang punya potensi return besar di sisi lain dapat membuat nilai modal turun dalam waktu singkat sebelum akhirnya naik lagi. Sebaliknya nilai produk keuangan yang berimbal hasil rendah juga bisa tergerus akibat inflasi, dan dalam kasus terburuk nilai modalnya juga bisa hangus.

Seperti balap mobil, seorang pembalap akan memacu mobilnya lebih kencang yang memunculkan risiko lebih tinggi tapi akan lebih cepat sampai di garis finish dan menjadi pemenang. Pembalap yang memacu mobilnya lebih lambat, mungkin akan menghadapi risiko lebih kecil tapi bukan berarti tidak menghadapi risiko. Bisa terjadi benturan ataupun keterlambatan menyentuh garis finish. Dan peluang pembalap tersebut memenangkan pertandingan menjadi lebih kecil. Read the rest of this entry »