market emas

Menjalankan Investasi Secara Aman Dengan Trading Emas

Posted on

image

Emas merupakan jenis logam mulia yang banyak disukai oleh kaum perempuan. Namun akhir-akhir ini wujud emas menjadi sebuah pilihan investasi yang meningkat drastis. Emas banyak dijual dalam bentuk batangan, bentuk koin emas maupuan emas yang diolah sebagai perhiasan. Sebuah lembaga bisnis yang paling dikenal untuk investasi ini adalah Trading Emas. Konsumen dari Trading Emas menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam setiap periode.

Memilih Emas Sebagai Komoditas Utama

Ketika melihat perkembangan bisnis yang terus menarik dalam garis persaingan maka memilih bentuk investasi dengan Trading Emas merupakan cara yang aman. Dalam hal ini emas dinilai sebagai sebuah komoditas yang utama. Sesuai dengan bentuknya memilih emas sebagai investasi Trading Emas yang aman tidak berbeda dengan jenis komoditas lain. Ini merupakan benda atau jenis investasi yang bisa masuk dalam lingkup pembelian dan penjualan. Pelaku bisnis dalam hal ini memang merasa khawatir karena harga Trading Emas yang terpengaruh oleh nilai emas dunia. Investasi ini cukup aman untuk dijalankan dengan masa penjualan jangka panjang. Sebagai pemilik emas bisa diuntungkan dengan melakukan penjualan dengan masa simpan lebih dari dua tahun. Namun apabila kurang dari waktu tersebut pemilik Trading Emas bisa mengalami kerugian atau keuntungan yang kurang maksimal.

Memperlakukan Emas seperti Nilai Mata Uang Negara Asing

Trading Emas merupakan jenis pilihan investasi emas jangka panjang. Jika sebagian orang sudah mengenal emas sebagai perhiasan, maka akhir-akhir ini investasi emas dalam bentuk kepingan mata uang juga menjadi pilihan yang sangat aman. Perlakuan pemilik Trading Emas membuat sebuah bentuk emas menjadi nilai uang yang sangat dihargai. Sebagai mata uang maka bisa diibaratkan emas hanya dikeluarkan jika sangat terpaksa. Dengan metode ini maka pemilik investasi dalam Trading Emas bisa mendapatkan keuntungan penuh. Untuk menghindari kehawatiran maka dalam sebuah investasi emas mengikuti peraturan investasi dunia.

Advertisements

Permintaan Lemah, Impor Emas China Menurun

Posted on

2013-08-06_175726

Impor emas China dari Hong Kong pada bulan Juni turun sebesar 4.5%  akibat lemahnya permintaan dan pemerintah China membatasi pembayaran dengan mengguankan emas. Pembelian emas untuk bulan Juni sebesar 101 metric ton dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 106 metrik ton, menurut perhitungan Bloomberg berdasarkan data departemen statistic Hong Kong. Menurunnya permintaan emas di China dapat mempengaruhi harga emas mengingat China merupakan salah satu konsumen emas terbesar kedua di dunia setelah India.

Read the rest of this entry »

Emas Flat Menanti Data AS

Posted on

Emas diperdagangkan datar setelah sebelumnya sempat menguat akibat melemahnya dollar. Emas pada pada pekan lalu anjlok hampir 2% akibat kuatnya dollar setelah beberapa data ekonomi AS dirilis lebih baik dari prediksi, yang memicu spekulasi Federal Reserve akan segera mengurangi program stimulus moneternya. Dollar baru mulai melemah setelah Federal Reserve mengeluarkan pernyataan akan tetep mempertahankan program stimulus moneternya, ditambah dengan data NFP AS yang dirilis pada hari Jumat lebih rendah dari perkiraan.

Pada hari ini dollar kembali melemah akibat kuatnya euro dan sterling setelah merilis indeks bisnis sektor jasa. Dari zona Euro Spanyol merilis service PMI untuk bulan Juli sebesar 48.5 lebih tinggi dari prediksi sebesar 48.4 dan rilis sebelumnya sebesar 47.8. Sementara Italia merilis data indeks service PMI sebesar 48.7 jauh lebih tinggi dari prediksi sebesar 46.6 dan rilis sebelumnya sebesar 45.8. Dari Inggris  data service PMI untuk bulan Juli dirilis sebesar 60.2 jauh lebih tinggi dari prediksi sebesar 57.4 dan rilis sebelumnya sebesar 56.9.  Sementara AS juga akan meirilis data non-manufaktur PMI malam ini, yang diprediksi lebih baik dari rilis sebelumnya yang berpotensi kembali melemahkan emas. Emas sempat menguat ke level tertinggi harian level $1.320.66 per troy ons, sementara emas saat ini diperdagangkan pada kisaran $1.311.78 per troy ons. (pap)

sumber2013-07-26_221829

Emas Rebound Pada Data Kerja Namun Bukukan Kerugian Mingguan

Posted on

Emas naik pada hari Jumat setelah rebound tajam dari posisi terendah sebelumnya, setelah sinyal yang beragam dari laporan NFP AS yang menunjukkan bahwa Federal Reserve saat ini lebih berhati-hati dengan penarikan program stimulus ekonomi. Read the rest of this entry »

Penggunaan Parabolic SAR untuk exit level secara efektif

Posted on

WIn LogoParabolic SAR (Parabolic Stop and Reverse) adalah suatu metode analisa teknikal yang disusun oleh J. Welles Wilder.Jr dan mulai diperkenalkan pada tahun 1978 dalam buku New Concepts in Technical Trading System. Metode ini sangat berguna untuk menemukan potensi reversal pada pergerakkan harga produk di pasar keuangan, seperti saham dan mata uang. Parabolic SAR pada dasarnya adalah lagging indicator yang dapat digunakkan untuk menentukan trailing stop loss serta titik masuk/ keluar posisi, dengan mengacu pada tren harga dalam kurva parabolik yang mencerminkan tren kuat di pasar. Jika Parabolic SAR berada di bawah harga running maka mengindikasikan tren bullish. Sementara bila posisinya berada di atas harga running, maka mengindikasikan tren bearish.

Penggunaan umum Parabolic SAR sebagai indikator pencari poin masuk dan keluar sebenarnya mudah dimengerti dan diaplikasikan. Prinsipnya apabila titik Parabolic berpindah dari atas ke bawah harga running, maka menjadi sinyal untuk beli (buy). Seballiknya, jika titik tersebut berpindah dari bawah ke atas harga running, maka menjadi sinyal untuk jual (sell). Kendala paling pelik dari penggunaan Parabolic SAR muncul dalam kondisi pasar yang stabil atau terlalu sempit, yang membuat level masuk dan keluar posisi menjadi sempt juga. Sehingga nilai transaksi yang ditempatkan terkadang tidak mampu menutup jumlah spread dari suatu produk. Efektivitas Parabolic SAR paling terbukti ketika digunakan sebagai exit level, baik untuk menentukan stop loss maupun take profit, disertai pemakaian indikator teknikal lainnya sebagai entry level. Read the rest of this entry »

Emas Lebur Dihantam THE FED

Posted on

Emas langsung rontok ke bawah $1.300, setelah FEDERAL RESERVE Amerika Serikat secara transparan memaparkan wacana pengurangan stimulus mulai tahun ini. Harga emas itu merupakan yang termurah sejak 16 September 2010. Lebih jauh, The Fed bahkan berniat mengakhiri program pembelian obligasi apabila perekonomian semakin membaik. Di tengah spekulasi moneter tersebut, emas telah mencatat penurunan  sebanyak 23% tahun ini. Logam anti-inflasi kini tengah menapaki koreksi tahunan untuk pertama kalinya setelah konsisten menguat selama 12 tahun terakhir.

Meskipun terjadi pembelian fisik saat harga mendekati level $1.300 per ons, emas tidak sanggup bertahan dari gempuran aksi jual investor yang terlanjur hilang kepercayaan. Mereka tidak lagi menganggap aset logam mulia sebagai instrumen menguntungkan sejak harganya turun cukup dalam di bulan april 2013. Dalam pergerakannya, kebijakan stimulus The Fed sangat berhubungan erat dengan harga emas. Frederique Dubrion, Presiden dan kepala investasi Blue Star Advisor SA, Jenewa, mengatakan bahwa komentar terbaru The Fed adalah sinyal terbaru yang menandai akhir dari fase kenaikkan (bullish) emas. “Salah satu daya tarik emas, khususnya sejak 2008, adalah iklim pelonggaran kuantitatif. Saat The Fed memperlambat laju stimulus, maka ini jelas bukan sinyal yang bagus bagi emas” ujar Dubrion. Read the rest of this entry »