sistem trading

MARGIN CALL

Posted on Updated on

Margin adalah sejumlah uang yang disetorkan nasabah untuk melakukan transaksi. Jumlah dari margin yang dimiliki oleh nasabah dapat menentukan jumlah lot yang bisa diperdagangkan serta digunakan untuk mempertahankan posisi dalam menghadapi fluktuasi pasar.

2016-07-23_205928

Beberapa istilah yang berhubungan dengan margin: Read the rest of this entry »

Trading memakai Relative Strength Index (RSI) ala Wilder

Posted on

Relative Strength Index (RSI) pertama kali diperkenalkan oleh J. Welles Wilder Jr. Pada tahun 1978 dalam bukunya yang berjudul ‘New Concepts in Technical Trading Systems’. Indikator ini merupakan momentum oscillator yang mengukur kecepatan dan perubahan harga produk keuangan. RSI bergerak antara kisaran 0 hingga 100 dan berdasarkan teori Wilder, periode standarnya adalah 14.

Indikator RSI biasa dipakai untuk strategi trading Overbought/Oversold dan strategi trading Failure Swing. Berikut penjelasan strateginya:

Strategi Overbought dan Oversold
Secara praktis, RSI disebut overbought apabila indikator berada di atas level 70,
dan oversold jika berada di bawah level 30. Read the rest of this entry »

Manajemen Resiko dengan Risk Level

Posted on Updated on

Dalam dunia investasi, terdapat beragam model strategi untuk meraih keuntungan, demikian juga dengan pilihan instrumen atau produknya. Potensi keuntungan yang ditawarkan juga bervariasi, ada yang berimbal hasil tinggi dan ada pula yang menjanjikan keuntungan tidak terlalu besar. Aset keuangan yang punya potensi return besar di sisi lain dapat membuat nilai modal turun dalam waktu singkat sebelum akhirnya naik lagi. Sebaliknya nilai produk keuangan yang berimbal hasil rendah juga bisa tergerus akibat inflasi, dan dalam kasus terburuk nilai modalnya juga bisa hangus.

Seperti balap mobil, seorang pembalap akan memacu mobilnya lebih kencang yang memunculkan risiko lebih tinggi tapi akan lebih cepat sampai di garis finish dan menjadi pemenang. Pembalap yang memacu mobilnya lebih lambat, mungkin akan menghadapi risiko lebih kecil tapi bukan berarti tidak menghadapi risiko. Bisa terjadi benturan ataupun keterlambatan menyentuh garis finish. Dan peluang pembalap tersebut memenangkan pertandingan menjadi lebih kecil. Read the rest of this entry »

Analisis Sederhana & Sistem Trading

Posted on Updated on

Sistem trading pada dasarnya berangkat dari hasil analisis, yang umumnya tergantung pada kualitas pribadi dan tingkat pengalaman seorang analis. Sebagian dari cara menganalisis tersebut dapat disusun melalui serangkaian langkah-langkah yang dapat dialih bahasakan ke dalam bahasa komputer, namun sebagian lainnya tidak demikian. Ulasan kali mencoba membahas tentang bagaimana menyusun sistem trading berdasarkan metode analisis yang umum digunakan oleh seorang analis yang masih memiliki tingkat subyektifitas tinggi, dan tentunya ketika mengaitkan analisis dengan sistem trading maka alat yang digunakan pun umumnya adalah alat-alat analisa teknikal.

Trend & Ide Sistem Trading

Hampir seluruh literatur teknikal berbicara tentang trend karena merupakan materi terpenting dalam analisa teknikal, demikian juga dengan pembahasan kali ini, trend tidak boleh luput, bahkan menjadi topik pembahasan pertama yang kemudian barulah dapat disusul oleh pembahasan lain, seperti support & resistance atau peluang koreksi serta target harga. Alat unik untuk mengenali trendpun beragam, namun dalam pembahasan ini kita hanya akan menggunakan dua garis Exponential Moving AverageRead the rest of this entry »

Naked Trading Dengan Candlestick (Bagian 2)

Posted on Updated on

Seperti kita ketahui, analisa teknikal adalah sebuah studi untuk mengenali Tren, peluang dan resiko di pasar keuangan. Tren itu sendiri adalah sebuah kondisi di mana harga bergerak pada suatu arah tertentu. Oleh karena itu tren menjadi bagian penting yang perlu diamati sebelum sebuah keputusan transaksi diambil.

Pergerakan harga dapat dibedakan ke dalam dua jenis tren naik dan tren turun. Tren naik adalah suatu kondisi dimana pergerakan harga mengarah ke atas selama periode tertentu. Kondisi ini kemudian akan divisualisasikan oleh candlestick dengan Bullish candle, yang terlihat mendominasi, baik dari sisi warna maupun jumlah candlenya. Shadow high dan shadow low juga terlihat semakin meninggi (Lihat gambar 1). Pada tren naik, memulai dengan posisi buy (beli) tentunya akan lebih menguntungkan dibandingkan mengambil posisi sell (jual). Read the rest of this entry »

Strategi Meraup Laba dari ‘Si Pembohong’

Posted on Updated on

Strategi trading yang akan kita bahas disebut dengan ‘Pinocchio’ (pinokio) karena candlestick penentunya berbentuk ‘short body with long shadow’ atau badan yang pendek dengan bayangan yang panjang. Sekilas, polanya menyerupai hidung pinokio ketika ia sedang berbohong. ‘Kebohongan’ yang tampak pada candlestick ini bisa dideteksi dan menghasilkan keuntungan apabila dikelola dengan baik.

Pinocchio Candle seringkali dianggap sebagai “false swing” atau gerakan tipuan. Sebagai contoh, apabila tren naik yang terjadi berbentuk Candle seperti Hammer (palu) disertai ekor (bayangan) panjang ke bawah dan badan yang sempit, maka terindikasi bahwa tekanan turun masih belum kuat. Hammer yang tampak tersebut juga yang disebut dengan Pinocchio Cande atau Pin Bar (jarum) apabila terbentuk pada pasar yang trending (sideway).

Read the rest of this entry »