ELEPHANT HUNTER SYSTEM

WIn LogoBanyak trader mengkombinasikan beberapa indikator teknikal untuk  menentukan timing untuk entry dan exit market dalam timeframe tertentu. Pada  edisi kali ini, kami membahas gabungan indikator teknikal SMA, EMA, Bollinger  Bands dan MACD yang dinamakan Elephant Hunter. Komponen indikator yang digunakan dalam kombinasi tersebut adalah :

  1. Exponential Moving Average period : 12
  2. Simple Moving Average period : 32 type High
  3. Simple Moving Average period : 32 type Low
  4. Simple Moving Average period : 32 type Close
  5. Bollinger Bands period : 20 deviations : 2
  6. Bollinger Bands period : 20 deviations : 3
  7. MACD (12,26,9) standard : Fast EMA 12, Slow EMA 26 dan MACD SMA 9, dengan MACD level di angka 0. 
  8. Kombinasi indikator tersebut dipasang pada timeframe 1H hingga terlihat seperti gambar berikut: 

elephant hunter

Pada prinsipnya, mekanisme strategi trading Elephant Hunter menggunakan sistem crossing moving average dengan diperkuat oleh sinyal MACD. Sedangkan upper line dan bottom line dari Bollinger Bands dapat dijadikan acuan untuk pemasangan stop loss dari setiap posisi transaksi.

Acuan yang harus diperhatikan dalam kombinasi indikator ini ialah pergerakan  dari EMA 12, yang bergerak memotong ke atas atau ke bawah garis middle Bollinger bands. Sementara konfirmasi dari pengambilan posisi dapat dilihat dari pergerakan memotong EMA 12 terhadap SMA 32 High maupun SMA 32 Low. Kemudian diperkuat kembali oleh sinyal garis MACD SMA 9, yang bergerak di area price Bar MACD.

Untuk pengambilan posisi sell, terlihat saat garis EMA 12 memotong ke bawah garis middle Bollinger bands. Maka saat itulah trader bersiap untuk mengambil posisi sell. Jika garis EMA 12 telah memotong garis SMA 32 Low maka di area tersebut trader sudah dapat mengambil posisi sell. Tempatkan stop loss di area upper line bollinger bands 20 deviasi 3. Atau akan lebih baik jika posisi sell tersebut diperkuat oleh pergerakan price bar MACD, yang berada di bawah MACD SMA 9 dan bergerak di bawah MACD level 0 seperti pada gambar berikut :

elephant hunter SELL

Sedangkan pada gambar di bawah ini, sinyal buy dapat dilihat pada saat EMA 12 memotong ke atas garis middle bollinger bands. Konfirmasi pengambilan posisi buy dapat dilakukan setelah EMA 12 memotong garis SMA 32 High, ditambah oleh konfirmasi dari price bar MACD yang sudah berada di atas garis MACD SMA 9 dan bergerak di atas MACD level 0. Stop loss dapat dipasang di area bottom line bollinger bands 20 deviasi 3.

elephant hunter buy
Strategi trading memakai sistem Elephant Hunter dapat diterapkan, baik untuk intraday trading, medium term maupun long term. Untuk pergerakan medium dan long term, sinyal naik atau sinyal turun dapat dikonfirmasi dengan melihat pergerakan garis EMA 12. Jika garis EMA 12 masih berada di atas garis middle bollinger bands dan bergerak sejajar SMA 32 High, maka hampir dapat dipastikan bahwa harga masih cenderung naik. Sebaliknya jika EMA 12 berada  di bawah garis middle bollinger bands serta bergerak sejajar dengan garis SMA  32 Low, maka harga terlihat masih mempunyai kecenderungan untuk turun.

Cukup mudah bukan? Hanya dengan mengacu pada mekanisme crossing moving
average, strategi trading ini dapat dengan mudah diaplikasikan oleh para trader maupun investor. Dengan demikian, tercapai akurasi pada analisa pergerakan harga dan posisi transaksi guna menghasilkan profit.

Sumber : Wisnu Dewojati; FM Magazine 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s